Magelang, 12 Agustus 2026 — Dua dosen Program Studi Teknik Sipil Pertahanan, Letkol Arm Samsuri, S.T., M.Han. dan Mayor Czi Luluk Kristanto, S.T., M.T., berhasil meraih penghargaan sebagai Dosen Terbaik Akademi Militer Tahun 2026. Penghargaan tersebut diberikan oleh Gubernur Akademi Militer, Mayjen TNI Rano Tilaar, sebagai bentuk apresiasi atas kinerja dan dedikasi dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan di Akademi Militer.
Penghargaan ini menjadi wujud apresiasi terhadap komitmen dan kontribusi kedua dosen dalam meningkatkan mutu pembelajaran serta mengembangkan kompetensi Taruna, khususnya dalam bidang akademik. Dedikasi tersebut turut mendukung terciptanya proses pendidikan yang berkualitas dan berorientasi pada pengembangan kemampuan Taruna.
Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, menghadirkan inovasi dalam proses pembelajaran, serta berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Selain itu, capaian tersebut menjadi dorongan bagi Program Studi Teknik Sipil Pertahanan untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan dan mencetak lulusan yang kompeten serta profesional.
Penghargaan Dosen Terbaik Akademi Militer Tahun 2026 sekaligus menjadi bentuk kebanggaan bagi Program Studi Teknik Sipil Pertahanan dan diharapkan dapat memperkuat semangat seluruh dosen untuk memberikan pengabdian dan kontribusi terbaik bagi kemajuan pendidikan di Akademi Militer.
Magelang, 23 Juni 2026 — Kepala Program Studi (Kaprodi) Teknik Sipil Pertahanan Akademi Militer (Akmil) Kolonel Arm Yuwono, S.Sos., M.M., M.Han., M.I.P., berkesempatan menjadi narasumber dalam kegiatan Pembekalan Tenaga Pendidik (Gadik) Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan pada 23 Juni 2026 bertempat di Gedung Leo Kailola, Akademi Militer.
Kegiatan pembekalan tersebut diikuti oleh gadik dan dosen Akademi Militer sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi tenaga pendidik dalam menghadapi perkembangan tuntutan pendidikan dan pembelajaran di lingkungan pendidikan militer.
Dalam kegiatan tersebut, Kaprodi Teknik Sipil Pertahanan Akmil menyampaikan materi bertajuk “Pembelajaran Inovatif”. Materi ini mengangkat pentingnya pengembangan metode pembelajaran yang adaptif, kreatif, dan berorientasi pada keterlibatan aktif taruna dalam proses pembelajaran.
Pembelajaran inovatif menjadi salah satu aspek penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya dalam membangun suasana belajar yang mampu mendorong taruna untuk berpikir kritis, kreatif, komunikatif, serta mampu memecahkan permasalahan secara sistematis.
Dalam penyampaiannya, Kaprodi Teknik Sipil Pertahanan menekankan bahwa inovasi pembelajaran tidak hanya berkaitan dengan penggunaan teknologi, tetapi juga mencakup strategi, metode, media, dan pendekatan pembelajaran yang disesuaikan dengan karakteristik materi serta kebutuhan taruna.
Bagi lingkungan Akademi Militer, penerapan pembelajaran inovatif memiliki nilai strategis karena proses pendidikan tidak hanya bertujuan membangun kemampuan akademik, tetapi juga membentuk karakter, kepemimpinan, kedisiplinan, kemampuan berpikir, serta kesiapan Taruna dalam menghadapi berbagai tantangan tugas di masa mendatang.
Melalui kegiatan pembekalan ini, para gadik dan dosen diharapkan dapat memperkaya wawasan serta mengembangkan pendekatan pembelajaran yang lebih efektif dan relevan. Pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh selanjutnya dapat diterapkan dalam proses belajar mengajar sesuai dengan bidang keilmuan dan karakteristik pendidikan di Akademi Militer.
Kegiatan Pembekalan Gadik TA 2026 juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh tenaga pendidik dalam meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan di Akademi Militer. Peran gadik dan dosen sangat penting dalam menciptakan proses pembelajaran yang berkualitas guna membentuk generasi perwira yang profesional, adaptif, dan memiliki kompetensi sesuai tuntutan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Dengan adanya pembekalan dan penguatan kompetensi secara berkelanjutan, diharapkan kualitas pembelajaran di Akademi Militer semakin meningkat serta mampu mendukung pencapaian tujuan pendidikan dalam membentuk Perwira TNI AD yang profesional, berkarakter, berwawasan luas, dan siap menghadapi tantangan tugas di masa depan.
Yogyakarta, 4 Juni 2026 — Taruna Tingkat II/Sertar Program Studi Teknik Sipil Pertahanan Akademi Militer (Akmil) melaksanakan kegiatan praktik luar di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta dalam rangka mendukung pembelajaran Mata Kuliah Sistem Informasi Geografis (SIG).
Kegiatan praktik luar tersebut dilaksanakan pada Kamis, 4 Juni 2026 dan Senin, 8 Juni 2026 di Laboratorium Sistem Informasi Geografis, Fakultas Geografi UGM. Kegiatan ini bertujuan memberikan pengalaman pembelajaran secara langsung kepada Taruna dalam memanfaatkan teknologi Sistem Informasi Geografis, khususnya untuk memahami, menganalisis, dan memodelkan kondisi medan secara digital tiga dimensi.
Dalam kegiatan tersebut, unsur penyelenggara dan dosen terdiri atas Letkol Czi Yusuf F., S.P. selaku Koordinator, Mayor Ctp Dr. AKA Agustinus, S.Si., M.Sc. dan Mayor Ctp Heri R., S.Si., M.Sc., Mayor Czi Luluk Kristanto, S.T., M.T, PNS Syarifuddin, S.T., dan Lettu Czi Nur Khamid selaku dosen yang pendamping.
Materi praktikum dirancang untuk memberikan pemahaman sekaligus pengalaman teknis kepada Taruna mengenai pemanfaatan SIG dalam analisis medan. Kegiatan diawali dengan pre-test untuk mengetahui tingkat pemahaman awal peserta terhadap materi yang akan diberikan.
Selanjutnya, Taruna mendapatkan demonstrasi mengenai analisis medan digital tiga dimensi (3D). Melalui kegiatan tersebut, Taruna diperkenalkan pada pemanfaatan data geospasial untuk menggambarkan karakteristik medan secara lebih komprehensif.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembangunan data 3D untuk pemodelan medan digital. Taruna secara langsung mempelajari tahapan pengolahan data hingga menghasilkan model medan digital tiga dimensi.
Pemodelan tersebut selanjutnya diarahkan pada pembuatan Model Medan Digital (Digital Terrain Model/DTM) 3D untuk mendukung kebutuhan analisis operasi. Dengan pendekatan tersebut, Taruna diharapkan mampu memahami bagaimana teknologi geospasial dapat digunakan untuk memperoleh gambaran kondisi medan secara lebih detail sebagai salah satu bagian dalam proses perencanaan dan pengambilan keputusan.
Pada tahap akhir, Taruna melaksanakan presentasi hasil pemodelan dan analisis 3D. Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada Taruna untuk menyampaikan hasil pekerjaan, menjelaskan proses analisis, serta mengevaluasi hasil pemodelan yang telah dibuat.
Pelaksanaan praktik luar di UGM menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran karena memberikan kesempatan kepada Taruna untuk menghubungkan teori yang diperoleh di kelas dengan penerapan teknologi geospasial secara langsung.
Pemanfaatan Sistem Informasi Geografis memiliki relevansi yang kuat dengan bidang Teknik Sipil Pertahanan, terutama dalam memahami kondisi wilayah, karakteristik medan, perencanaan infrastruktur, serta penyusunan informasi spasial yang dapat mendukung pelaksanaan tugas di lapangan.
Melalui pembelajaran berbasis praktik, Taruna tidak hanya dituntut memahami konsep SIG secara teoritis, tetapi juga mampu mengolah data, melakukan analisis medan, membangun model tiga dimensi, serta menyajikan hasil analisis secara sistematis.
Seluruh rangkaian kegiatan praktik luar dilaksanakan dengan tertib, aman, dan lancar. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi Taruna Prodi Teknik Sipil Pertahanan dalam pemanfaatan teknologi Sistem Informasi Geografis, khususnya dalam analisis dan pemodelan medan digital 3D.
Praktik luar di UGM juga menjadi bentuk penguatan pembelajaran yang memberikan pengalaman akademik dan teknis kepada Taruna sehingga mampu mendukung kesiapan mereka sebagai calon perwira yang memiliki kompetensi di bidang Teknik Sipil Pertahanan dan teknologi geospasial.
Pada tanggal 20 Mei 2026, Program Studi Teknik Sipil Pertahanan Akademi Militer menyelenggarakan seminar akademik bertema “Strategi Pembangunan Dual-Use Building Berbasis Teknologi Informasi dalam Mendukung Infrastruktur Pertahanan Berkelanjutan.” Pada pelaksanaan seminar kali ini, Akmil menghadirkan narasumber dan moderator yang kompeten di bidangnya guna memperkaya wawasan serta meningkatkan pengembangan keilmuan, khususnya bagi Program Studi Teknik Sipil Pertahanan. Bertempat di Gedung Moch. Lily Rochly Akmil, kegiatan ini berlangsung dengan penuh antusiasme dan dihadiri oleh Dosen, Taruna, Civitas akademika Akademi Militer, serta peserta dari mahasiswa.
Seminar dibuka secara resmi oleh Gubernur Akademi Militer Mayjen Rano Tilaar yang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya meneladani pemikiran dan karya para tokoh bangsa di bidang teknik sipil dan pembangunan nasional, seperti Ir. Soekarno, Prof. Dr. Ir. Sutami, dan Ir. Soedarsono. Ketiga tokoh tersebut dinilai memiliki kontribusi besar dalam pembangunan infrastruktur nasional yang berorientasi pada kemandirian bangsa dan ketahanan negara.
Melalui seminar ini, peserta diajak memahami pentingnya pengembangan konsep dual-use building, yaitu infrastruktur yang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan sipil maupun pertahanan secara terpadu. Pendekatan berbasis teknologi informasi dinilai menjadi salah satu strategi utama dalam mewujudkan sistem infrastruktur pertahanan yang adaptif, efisien, dan berkelanjutan di era modern.
Hadir sebagai narasumber utama, Prof. Dr. Techin. Ir. Danang Parikesit, M.Sc., IPU., ASEAN.Eng menyampaikan berbagai pandangan strategis terkait pemanfaatan teknologi informasi dalam pembangunan infrastruktur pertahanan masa depan. Dalam paparannya, beliau menekankan pentingnya integrasi teknologi, manajemen risiko infrastruktur, serta konsep keberlanjutan dalam mendukung kesiapan pertahanan nasional.
Kegiatan seminar ini diharapkan mampu meningkatkan wawasan akademik dan profesionalisme Taruna maupun Civitas Akademika. Materi yang disampaikan oleh narasumber secara menarik, mampu meningkatkan antusiasme peserta untuk mengajukan berbagai pertanyaan. Tingginya partisipasi peserta serta suasana seminar yang berlangsung interaktif di bawah arahan moderator menunjukkan semangat yang tinggi dalam proses transfer pengetahuan dan pengalaman sesuai dengan tujuan kegiatan yang telah ditetapkan. Seminar kemudian ditutup dengan penyerahan cinderamata kepada narasumber dan moderator, serta pemberian sertifikat kepada peserta oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Akmil.
Dosen Program Studi Teknik Sipil Pertahanan Akademi Militer melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat pada 15 s.d. 17 November 2025 di Desa Tegal Arum, Kecamatan Borobudur, dengan fokus pada konstruksi bangunan. Kegiatan ini berupa penyuluhan dan pendampingan teknis untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pembangunan dan perawatan bangunan yang aman, kuat, dan berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, diharapkan terwujud peningkatan kualitas konstruksi bangunan desa serta penguatan peran Akademi Militer dalam mendukung pembangunan masyarakat.